BeritaBinkamOperasi

Kapolres Lombok Barat: Masyarakat Diharapkan Bijak dalam Berpartisipasi Pemilu

×

Kapolres Lombok Barat: Masyarakat Diharapkan Bijak dalam Berpartisipasi Pemilu

Sebarkan artikel ini
Kapolres Lombok Barat, Masyarakat dan Polri Siap Selenggarakan Pemilu 2024 yang Aman dan Damai

Lombok Barat, NTB – Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Bagus Nyoman Gede J., S.H., S.I.K., M.AP., menekankan pentingnya kesiapan masyarakat dan Polri dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 yang aman dan damai. Dalam rangka Operasi Mantap Brata Rinjani 2023-2024, yang bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Selama proses pemilu berlangsung, Kapolres menekankan kepada ajajarannya, untuk mempedomani Asta Siap, salah satunya siap masyarakat.

“Siap masyarakat berarti masyarakat siap untuk berpartisipasi dalam pemilu dengan bijak, sesuai dengan hati nurani dan aspirasinya. Tanpa terpengaruh oleh isu-isu negatif yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Kapolres dalam keterangannya, Selasa (14/11/2023).

Netralitas Anggota Polri dalam Pemilu

Kapolres juga menekankan netralitas anggota polri dalam pelaksanaan pemilu. Netralitas anggota polri berarti tidak memihak kepada salah satu calon, partai politik, atau kelompok tertentu, serta tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.

“Dengan menjaga netralitas, anggota polri dapat melaksanakan tugasnya dengan Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (PresisiI). Serta dapat memperoleh kepercayaan dan penghargaan dari masyarakat,” kata Kapolres.

Fungsi Intelegent dan Kehumasan dalam Pemilu

Selain itu, Kapolres juga mengatakan bahwa setiap anggota polri berkewajiban mengemban fungsi intelegent dan kehumasan dalam pelaksanaan pemilu. Fungsi intelegent berarti setiap anggota polri harus peka terhadap perkembangan situasi yang dapat mengancam dan mengganggu Kamtibmas. Khususnya dalam mengantisipasi dan menangani segala potensi gangguan kamtibmas yang berkaitan dengan pemilu.

Sementara itu, fungsi kehumasan berarti setiap anggota polri harus mampu menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, media massa, dan stakeholder lainnya. Serta memberikan pelayanan yang prima, responsif, dan humanis kepada masyarakat. Memberikan informasi yang relevan, obyektif dan menyejukkan, agar dapat bermanfaat untuk masyarakat dalam mendukung kondusifitas di tengah masyarakat.

“Dengan mengemban fungsi intelegent dan kehumasan, setiap anggota polri dapat meningkatkan kinerja dan citra polri di mata masyarakat. Serta dapat menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis dalam penyelenggaraan pemilu,” kata Kapolres.

Work Lovingly: Bekerja dengan Penuh Cinta

Kapolres juga mengajak seluruh anggota polri untuk work lovingly, yaitu bekerja dengan penuh cinta. Bekerja dengan penuh cinta artinya mencintai apa yang kita kerjakan, yaitu sebagai anggota polri yang bertugas untuk mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat.

“Bekerja dengan penuh cinta juga artinya bekerja dengan penuh semangat, dedikasi, loyalitas, dan integritas. Serta tidak mudah menyerah dan putus asa dalam menghadapi tantangan dan rintangan,” kata Kapolres.

Menurutnya, dengan bekerja dengan penuh cinta, sehingga anggota polri dapat memberikan kontribusi yang positif bagi bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *