Terima 34.000 BTPKLWN se Indonesia Dua Wilayah Kodim 1606 Mataram Menjadi Penerima Terbanyak

Lombok Barat, TripatNews – Sebanyak 34.000 masyarakat yang terdiri dari pedagang kaki lima, pemilik warung kecil dan nelayan di dua wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram memperoleh bantuan langsung tunai. bantuan uang sebesar Rp600.000,00 sebagai implementasi program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima Warung dan Nelayan (BTPKLWN) 2022 yang disalurkan dan di kawal langsung oleh TNI-AD. Pendistribusian bantuan tersebut dilakukan di Koramil 1606-04/Gerung, Jl. Gatot Subroto, Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Senin (11/4/2022).

Bantuan langsung diserahkan kepada 34.000 masyarakat yang berada dalam wilayah teritorial Koramil 1606/Mataram yakni Kabupaten Lobar, dan Kabupaten Lombok Utara yang dilangsungkan secara serentak dan di pusatkan di wilayah Koramil 1606-04/Gerung.

Penyaluran BTPKLWN-TNI juga ditinjau langsung Dandim 1606/Mataram didampingi Kapolres Lobar, Asisten II Sekretariat Daerah Lobar, Kepala Dinas Sosial, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lobar.

Dandim 1606 Kabupaten Lobar Letkol Arm Arif Rahman mengatakan, “Saya sampaikan terima kasih atas kehadiran tamu undangan sekalian dalam rangka kegiatan penyerahan BTPKLWN-TNI pada Tahun 2022 perlu disampaikan bahwa bantuan yang diberikan pemerintah untuk seluruh Indonesia yang akan menerima bantuan berjumlah 1.380.000 orang, sedangkan wilayah Kodim 1606 Mataram yang meliputi Kabupaten Lobar dan Kabupaten Lombok Utara berjumlah 34.000 orang merupakan target paling banyak se Indonesia,” tegasnya.

“BTPKLWN-TNI ini merupakan bukti perhatian dan keadilan pemerintah dalam upaya mendorong pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi COVID-19. Semoga bantuan ini dapat menggerakkan kembali ekonomi masyarakat di tingkat bawah dengan pemberian bantuan langsung tunai sebagai dorongan untuk menjaga daya beli langsung ditempat usaha dan usaha mikro terutama pedagang kaki lima dan pemilik warung,” tambahnya.

Lebih lanjut Dandim 1606 Mataram menjelaskan, “pada tahun ini BTPKLWN menambahkan nelayan sebagai penerima manfaat pertama di Tahun 2022 yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan ekstrim di Indonesia. BTPKLWN tahun 2022 secara spesifik menyasar 212 kabupaten dan kota yang masuk dalam program pengentasan kemiskinan ekstrem 0% di tahun 2024, besaran BTPKLWN ini sebesar Rp600.000 per orang untuk 2,76 juta penerima, yaitu untuk satu juta ke BTPKLW dan 1,76 Nelayan. Dan untuk keriteria nelayan yang mendapatkan bantuan ini adalah mereka pelaku usaha Kelautan dan Perikanan yang merupakan nelayan buruh, nelayan menangkap ikan tanpa kapal, nelayan pemilik kapal kurang dari lima gros tonnage. Untuk itu pemerintah berkepentingan agar bantuan ini dapat diterima oleh penerima manfaat secara langsung yang benar-benar, sehingga pemerintah bersama TNI dan Polri melakukan pendataan dan bantuan kepada masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.