Danramil 04/Gerung Harap TPKJM Bisa Bekerja Maksimal Dalam Pemulihan ODGJ

Lombok Barat, TripatNews – Masalah Kesehatan jiwa merupakan masalah Kesehatan masyarakat yang kompleks dan perlu perhatian serta Kerjasama dari seluruh lintas sektor. Untuk itu perlu ditingkatkan Kerjasama lintas sektor terkait termasuk peran serta masyarakat dan kemitraan swasta, Lembaga sosial masyarakat, organisasi profesi secara terpadu dan berkesinambungan dalam rangka meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi masalah Kesehatan jiwa sehingga dapat tercapainya target minimal 60% Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mendapatkan pelayanan sesuai standar di Kabupaten Lombok Barat (Lobar).

Dalam rangka memenuhi target minimal ODGJ yang mendapat pelayanan sesuai standar di Kabupaten Lobar maka perlu diadakan pertemuan pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) tingkat Kabupaten Lobar yang bertugas melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan masalah Kesehatan jiwa masyarakat di Kabupaten Lobar tahun 2022.

Maka dari itu Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Lobar melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesamas) Seksi Promosi Kessehatan (Promkes), Pemberdayaan Masyrakat, Kesehatan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Jiwa Melaksanakan Pertemuan Lintas Sektor dalam Pembentukan TPKJM Tingkat Kabupaten Lobar Tahun 2022 di Aula Sukma Rasa, Labuapi, Lobar, Selasa (15/3/2022).

Kegiatan dihadiri oleh Dandim 1606/Mataram yang diwakili Danramil 04/ Gerung, Kapolres Mataram di wakili Kanit Binmas, Pelaksana Teknis (Plt) Kepala Dikes Lobar, Dirut Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma Nusa Tenggara Barat (NTB), Kepala Psikologi RSJ, Perwakilan RSUP NTB, Perwakilan RSUD Kota Mataram, serta Perwakilan RUSD Ttripat Gerung.

Kepala Seksi Promkes, Pemberdayaan Masyrakat, Kesehatan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Jiwa Muhammad Zainudin, SKM mengatakan, “masalah kesehatan jiwa tidak menyebabkan kematian langsung, namun akan menyebabkan penderitaan berkepanjangan baik bagi individu, keluarga, masyarakat dan negara karena penderitanya menjadi tidak produktif dan bergantung pada orang lain. Oleh karena itu, masalah kesehatan jiwa perlu ditangani secara serius dan bersama-sama,” ujarnya.

“permasalahan kesehatan jiwa dimasyarakat semakin kompleks dan semakin meningkat, maka diperlukan pendekatan dan pemecahan masalah dengan persiapan dan langkah-langkah yang tepat. Maka, upaya-upaya dalam peningkatan kesehatan jiwa masyarakat, pencegahan terhadap masalah kesehatan jiwa dan intervensi dini gangguan jiwa, seyogyanya menjadi prioritas dalam mengurangi gangguan jiwa berat dimasa yang akan datang,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama Kapten Inf Mujiono Danramil 04/Gerung yang mewakili Dandim 1606/Mataram mengungkapkan,
“Pertemuan seperi ini seharusnya dilaksanakan secara berkala, agar kita mengetahui perkembangan ODGJ yg telah mendapatkan rehabilitasi dan pembinaan baik dari Petugas kesehatan, Babinsa, Bhabinkantibmas, serta lintas sektor yang terlibat guna mendukung pemulihan ODGJ menuju Normal dalam kehidupan sosial bermasyarakat.” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.