BeritaBinkamDaerahFeaturedInspiratifLombok BaratNTBSinergitas Pemda TNI POLRISosial Budaya

Vaksinasi Hewan Ternak sapi di Desa Batu Putih Sekotong, Berpopulasi 400 Ekor Sapi

×

Vaksinasi Hewan Ternak sapi di Desa Batu Putih Sekotong, Berpopulasi 400 Ekor Sapi

Sebarkan artikel ini

Lombok Barat, NTB – Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta, SH turun langsung ke lapangan dalam kegiatan vaksinasi hewan ternak sapi di Dusun Siung Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong Lombok Barat, Jumat (8/7/2022). Adapun pelaksanan vaksinasi hewan ternak yakni dari Tim medik veteriner 12 orang Upt. Puskeswan wilayah selatan Kabupaten Lombok barat.

“Di Sini populasi hewan ternak sapi ada sebanyak 400 ekor, sementara yang belum tervaksin sebanyak 363 ekor,” ungkap kapolsek.

Adapun mekanisme kegiatan vaksinasi yaitu, Tim medik veteriner atau relawan melakukan pemberian vaksinasi pertama pada hewan sehat. Yang berada dalam radius sejumlah kilometer dari hewan yang tertular dalam zona wabah PMK.

“Melakukan Vaksinasi PMK sebanyak tiga kali pada tiap hewan ternak, vaksinasi kedua melakukannya sekitar empat minggu setelah vaksinasi pertama. Dan vaksinasi ketiga melakukannya pada enam bulan setelah vaksinasi kedua,” jelas Kapolsek.

Vaksinasi Hewan Ternak sapi di Desa Batu Putih Sekotong, Berpopulasi 400 Ekor SapiHasil dalam kegiatan vaksinasi hewan ternak sapi saat ini yakni menggunakan Jenis vaksin yang Aftopor. Dengan Dosis pertaman sebanyak 37 ekor.

“Semuanya pada hewan ternak sapi betina, untuk jantan masih nihil, serta seluruhnya mendapatkan dosis pertama,” ungkapnya.

Sedangkan sasaran 63 ekor lainnya masih mengalami penundaan karena masih menghadapi sejumlah kendala.

“Masih menemui beberapa kendala dan hambatan, seperti Vaksin terbatas, serta masih ada beberapa pemilik sapi yang masih enggan memvaksin sapinya. Sehingga menghadapi ini, kami memberikan penjelasan kepeda peternak, melalui petugas Puskeswan,” bebernya.

Menghimbau untuk tidak termakan isu yang tidak bertanggungjawab, seperti ketakutan sapinya mati karena suntikan vaksin.

“Sedangkan penundaan penundaan vaksin terjadi, karena kondisi sapi. Antara lain demam akibat radang pencernaan dan tiwang dan bukan karena dampak kasus PMK,” ujarnya.

Untuk kelancaran penaganan PMK di Wilayahnya, kapolsek menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Sehingga nantinya tidak ada kendala yang akan menghadapinya di lapangan.

Dalam kegiatan ini hadir pula sejumlah Anggota Polsek Sekotong. Termasuk Bhabinkamtibmas Desa Batu Putih, Babinsa Desa Batu Putih serta Kepala Dusun Suing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *