Daerah  

Dinas Kesehatan Lombok Barat Fasilitasi 10 Kecamatan Deklarsi ODF dan 2 Pilar STBM Dalam Berikan Kado HUT NTB

Lombok Barat, TripatNews – Deklarasi Komitmen Open Defecation Free (ODF) yang dibacakan oleh 10 Camat se-Kabupaten Lombok Barat (Lobar) secara serentak dihadapan Bupati Lobar dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam rangka Tuntas Pilar 1 dan Pilar 2 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di Aula Kantor Bupati Lobar, Rabu (15/12/2021).

Deklarasi tersebut dihadiri oleh Bupati Lobar H. Fauzan Khalid, Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Asisten I Setda NTB Hj.Bq. Eva Nurcahya Ningsih, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat drg.Hj Ni Made Ambaryati,M.Kes., beserta beberapa Kepala OPD dan Pejabat lainnya di Lobar. Turut hadir, Perwakilan Kepala Desa, Kepala Puskesmas se Lobar, Petugas Sanitarian Puskesmas se Lobar, Perwakilan NGO Plan International serta undangan lainnya, Disamping secara offline Deklarasi tersebut juga dihadiri oleh Perwakilan Kementerian Kesehatan RI dan beberapa perwakilan Kabupaten/kota se NTB melalui zoom meeting online.

Dalam Deklarasi tersebut para Camat se Lobar menyatakan komitmennya untuk berusaha menciptakan kondisi terbebas dari Buang Air Besar Besar Sembarangan dan akan tetap melaksanakan CTPS, serta mempertahankannya. Disamping itu juga para Camat berkomitmen untuk berusaha menuntaskan tiga pilar STBM lainnya.

Bupati Lobar H.Fauzan Khalid dalam sambutannya mengatakan, “Deklarasi dua pilar STBM ini merupakan hadiah dari Kabupaten Lobar di moment HUT Provinsi NTB ke 63 yang akan diperingati tanggal 17 Desember mendatang. Dengan demikian setelah Deklarasi ini Kabupaten Lobar dapat dinyatakan ODF atau terbebas dari buang air besar sembarangan, dan secara konsisten mencuci tangan pakai sabun di air mengalir,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan, “pada evaluasi sebelumnya Kabupaten Lobar masih memiliki sembilan Desa yang tersebar di empat Kecamatan yang masih belum ODF. Untuk itu dalam penyelesaian permasalah tersebut bersama para Camat,Kepala Desa, Kepala OPD, Perusahaan/Mitra Kerja, dan Baznas Bersama-sama dalam pencarian akar masalah,” Jelasnya.

“Para ASN yang dimulai dari Jajaran Dikes Lobar beraama-sama urunan guna membeli kloset untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang belum memiliki Jamban tersebut. Sehingga pada tanggal 30 November 2021 lalu Tim Indefenden Provinsi NTB melakukan verifikasai ODF di 10 Desa di Lobar yang menjadi sampel verifikasi ODF, dan Tim Verifikasi memberikan Rekomendasi bagi Kabupaten Lobar untuk Deklarasi ODF,” Terangnya.

“Terkait dengan CTPS, memang selama ini terutama dimasa pandemi ini, CTPS di Air mengalir memang sudah menjadi kebiasaan masyarakat kita karena merupakan Protokol Kesehatan Utama dalam Pencegahan COVID-19, sehigga CTPS ini menjadi sebuah budaya di masayarakat saat ini,” Tegasnya.

Hj. Sitti Rohmi Djalilah Wakil Gubernur Provinsi NTB dalam kesempatan tersebut mengatakan, “senang dan bahagia hadir di Kabupaten Lobar, Saya mengira hanya Pilar ODF saja yang di Deklarasi, namun ternyata Deklarasi tuntas Pilar CTPS juga,” cetusnya.

Menurutnya Lobar pandai memanfaatkan moment, dimana memang selama ini CTPS memang sudah selalu dilakukan oleh masyarakat terutama di era pandemi COVID-19 ini.

Ia berpesan, “untuk tetap mempertahankan kondisi yang sudah dicapai ini, dan terus berupaya menuntaskan pilar STBM lainnya. Karena menurutnya jika Pilar STBM tersebut sudah tuntas maka indikator-indikator lainnya akan ikut meningkat, yang ahirnya dapat meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan masyarakat Lobar,” Tutupnya.

Usai memberikan sambutannya Wakil Gubernur NTB menyerahkan Piagam Penghargaan Gubernur NTB kepada H. Fauzan Khalid selaku Bupati Lobar atas pastisipasinya menjadikan Kabupaten Lobar sebagai Kabupaten ODF (Open Defecation Free) dan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun), yang dilanjutkan dengan penyerahan Media Edukasi STBM kepada perwakilan Kepala Puskesmas dan Kepala Desa, yang di support oleh Yayasan Plan International Indonesia. (YL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.